Kursus Dhammaduta PD MAGABUDHI Provinsi Banten

IMG-20151224-WA0015

Liburan panjang tak menyurutkan antusias umat Buddha di Propinsi Banten untuk mengikuti Kursus Dhammaduta yang diadakan oleh Pengurus Daerah Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (MAGABUDHI). Acara yang diselenggarakan pada tanggal 24 – 25 Desember 2015 itu diikuti oleh 57 peserta dari berbagai daerah diantaranya perwakilan vihara / cetiya dari Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang dan dari Cilegon. Acara yang dibuka secara resmi oleh Pdt. Dhammawan ini merupakan program kerja tahunan PD MAGABUDHI Provinsi Banten.

Dalam kursus Dhammaduta tersebut materi-materi yang disampaikan oleh para narasumber yaitu riwayat siswa utama, tipitaka, pengantar vinaya bhikkhu, kamma dan punabbhava, sigalovada sutta, meditasi, tilakkhana dan paticca samuppada, pengantar abhidhamma, memimpin upacara, public speaking, penguasaan teknik presentasi dan kelembagaan umat Buddha.

Salah satu peserta termuda James Marcel (14th) perwakilan dari Cetiya Buddha Ramsi mengatakan beliau sangat senang mengikuti kursus dhammaduta ini karena dapat menambah wawasan dan mengenal ajaran Buddha Dhamma, beliau pun sangat tertarik dengan salah satu narasumber (Romo Surya Miharja) karena dalam membawakan materinya sangat baik dan seru sekali. Lain halnya dengan James, dr. Sudharma Halim yang sehari-hari berprofesi sebagai dokter menuturkan beliau sangat senang diberi kesempatan dalam mengikuti kursus dhammaduta ini dan beliau juga berharap bisa menjadi seorang Upacarika yang dapat membabarkan dhamma kepada para umat dan mengembangkan Buddha Dhamma di Cetiya Dhamma Ratana.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan seleksi terhadap peserta yang akan menjadi seorang Upacarika, dari 31 orang calon yang mengikuti seleksi dan akhirnya lulus 100 %. Dari 31 Upacarika yang lulus seleksi tersebut akan mengabdi mengembangkan Buddha Dhamma sebagai seorang dhammaduta, pimpian upacara keagamaan serta sebagai pengurus di organisasi MAGABUDHI.

Dalam acara tersebut pula dilakukan pemilihan peserta terbaik yang dipilih 3 peserta dari 57 peserta dengan kriteria yang diambil dari kedua test yang dilakukan diawal dan akhir acara. Leo Gunawan peserta dari Vihara Dhammapala merupakan peserta terbaik pertama, dan dua rekannya dari Dhammapala mendapatkan predikat terbaik kedua dan ketiga yaitu Suharsih dan Reggy.

Acara ditutup dengan pembacaan paritta Namakara Patha yang dipimpin oleh Romo Surya Miharja dan berakhir pada Jam 18.15.

Tulus Mengabdi Tiada Henti

Share with your social media account !!!