Pesan Waisak PC Magabudhi Kota Tangerang

Sima Budi

PESAN WAISAK 2560 BE / 2016
KETUA PC MAGABUDHI KOTA TANGERANG
PADA MANGALA WAISAKAPUJA 2560
PUJA BAKTI BERSAMA KE- 95

Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa

Pūjā ca Pūjānīyāna              Etammagalamuttama

Devo vassatu kālena                Sassa sampatti hotu ca
Phīto bhavatu loko ca              Rājā bhavatu dhammiko

Akāsatthā ca bhummattha    Deva naga mahiddhikā
Puñña ta anumoditvā      Ima rakkhantu raṭṭhaka

Terpujilah Sang Bhagava Yang Maha Suci Yang telah Mencapai Penerangan Sempurna
Terpujilah Sang Bhagava Yang Maha Suci Yang telah Mencapai Penerangan Sempurna
Terpujilah Sang Bhagava Yang Maha Suci Yang telah Mencapai Penerangan Sempurna

Menghormat mereka yang patut dihormat, Itulah Berkah Utama
Semoga hujan turun menurut waktunya
Semoga tanaman tumbuh dengan subur
Semoga dunia menjadi makmur
Dan semoga Pemerintah bertindak benar

Para dewa yang bersemayam di angkasa dan di bumi
Juga para naga, mereka yang perkasa
Setelah turut bersukacita atas jasa ini
Semoga melindungi Negeri Indonesia ini

IMG-20160529-WA0018Pada hari ini, Minggu, 29 Mei 2016, bertempat di Sekretariat Pengurus Cabang Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (MAGABUDHI) Kota Tangerang, di aula atau halaman Vihara Dhammaphala, Jl. Sasmita Gerendeng Pulo No.34 Kota Tangerang dalam rangka merayakan Hari Trisuci Waisak 2560 Tahun Buddhis / 2016 Masehi, PC MAGABUDHI Kota Tangerang bersama dengan Pengurus dan Umat Buddha Vihara / Cetiya di bawah binaan dan bimbingan PC MAGABUDHI Kota Tangerang, mengadakan Puja Manggala dengan tema “Makmur Negeriku, Damai Bangsaku”.

Trisuci Waisak memperingati tiga peristiwa agung dan penting yang berkaitan dengan guru suci junjungan kita, Sang Buddha, Sang Bhagava.

Waisak memperingati saat lahirnya Bodhisatta Siddhattha pada 623 SM. Waisak juga memperingati saat tercapainya Penerangan Sempurna Boddhisatta Gotama pada tahun 588 SM saat berusia  35 tahun setelah 6 tahun bertapa menyiksa diri, menjadi Samma Sambuddha Gotama. Waisak juga memperingati pencapaian Parinibbana Sang Buddha Gotama pada usia 80 tahun, mangkatnya guru para dewa dan manusia pada tahun 543 SM.

Kini setelah 2560 tahun dari pencapaian Parinibbana Sang Buddha Gotama, kita semua merayakan Waisak Bersama dalam Maṅgala Waisaka Puja 2560 Puja Bakti Bersama ke-95  PC MAGABUDHI Kota Tangerang. Menghormati guru suci junjungan kita dengan membacakan paritta pemberkahan demi makmurnya negeri kita dan damainya bangsa Indonesia.

IMG-20160531-WA0005Indonesia adalah Negara yang makmur secara geografis. Indonesia adalah Negara kepaulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau. Terbentang dari Sabang sampai Merauke, Indonesia memiliki wilayah alam yang sangat mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.

Kemakmuran sumber daya alam sangatlah penting, tetapi ada yang lebih penting lagi yaitu sumber daya manusia. Sumber daya manusia adalah penggerak dan penentu kemakmuran suatu Negara.

Dalam Maha Parinibbana Sutta, Sang Buddha menjelaskan tentang 7 Syarat Kemakmuran Suatu Negara yang berkaitan dengan Suku Vajji, yaitu :

  1. Rakyatnya sering berkumpul untuk bermusyawarah untuk mencapai kata mufakat.
  2. Dalam permusyawaratannya mereka selalu menganjurkan perdamaian dan menyelesaikan masalah dengan damai.
  3. Mereka menetapkan hukum baru yang merubah tradisi lama yang tak sesuai dengan Dhamma atau meneruskan pelaksanaan peraturan lama yang sesuai dengan Dhamma.
  4. Mereka selalu menunjukkan rasa hormat dan bakti serta menghargai orang yang lebih tua.
  5. Mereka melarang dengan keras adanya penculikan atau penahanan wanita-wanita atau gadis-gadis dari keluarga baik-baik.
  6. Mereka sangat menghormati dan menghargai tempat-tempat suci mereka dan taat melaksanakan puja bakti di tempat-tempat suci itu.
  7. Mereka melindungi serta menjaga orang-orang suci dengan sepatutnya.

IMG-20160531-WA0033Guru suci junjungan kita, Sang Buddha, memang luar biasa, 2560 tahun yang lalu beliau sudah menjelaskan bagaimana sebuah Negara bisa menjadi makmur. Kita umat Buddha Tangerang yang merupakan bagian dari rakyat Indonesia sudah sepatutnya mempraktekkan apa yang diajarkan oleh guru suci junjungan kita Sang Bhagava agar bisa memakmurkan negeri Indonesia tercinta, dan selalu mengembangkan cinta kasih dan kasih sayang atau Metta Karuna dalam setiap pikiran, ucapan dan perbuatan kita, maka hidup kita akan damai dan sikap damai kita akan menular pada orang-orang di sekitar kita yang pada akhirnya akan membawa damai pada bangsa kita.

Dengan mempraktekkan Dhamma ajaran Sang Buddha kita akan dapat mewujudkan Makmur Negeriku, Damai Bangsaku, sesuai dengan tema Mangala Waisaka Puja malam hari ini.

Selamat Hari Trisuci Waisak

Selamat mempraktekkan Dhamma hingga kita semua bisa mewujudkan hidup yang bahagia menuju makmurnya negeri kita dan damainya Bangsa Indonesia yang kita cintai ini.

Semoga semua mahluk berbahagia.
Sabbe satta bhavantu sukhittata.
Sadhu.

Tangerang, 29 Mei 2016
Mettacittena,
Pengurus Cabang
Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (MAGABUDHI)
Kota Tangerang

PMy. Sima Budy, S.Dt.B
Ketua

 

Share with your social media account !!!